Kushin-Ryu

Jejak Langkah Para Ksatria

28  06 2008

WSDK di Peringatan Hari Anti Narkoba Indonesia

       Hari Kamis, 26 Juni 2008 bertempat di Lapangan Gasibu Bandung, peringatan Hari Anti Narkoba Indonesia atau disingkat HANI dilangsungkan, acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Ahmad Heryawan dan Wagub Dede Yusuf beserta jajarannya.

Acara diisi oleh berbagai kegiatan diantaranya senam sajojo, peragaan beladiri yang ditampilkan oleh tim Women Self Defense of Kushinryu (WSDK) yang dipimpin langsung oleh pendirinya, Sensei H. Sofyan Hambally hingga pameran.

Tim WSDK yang terdiri dari instruktur-instruktur yang berpengalaman, antara lain: Hj. Lia Nurlianty (mantan atlit karate nasional), Eko Hendrawan (mantan atlit karate nasional), Sutini (mantan atlit karate nasional), Johan RM (pelatih karate tim PORAD), Aat Tejamahlia (mantan atlit karate nasional), Reni (mantan atlit karate nasional), Eli (mantan atlit karate nasional), Salma Widuri (atlit karate), Fema, Ardi, Sukayat (atlit kata beregu Yon Arhanudri), Desi, Kiki (siswa SMU Alfa Centaury), Gaida, Safitri (atlit karate), Anis (mantan atlit karate), mendemonstrasikan teknik-teknik beladiri praktis dihadapan Gubernur, Wagub, dan jajarannya. Demonstrasi ini mendapatkan respons yang positif dan diharapkan menjadi salah satu wadah untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Satu hal yang menarik dari setiap penampilan tim WSDK adalah demonstrasi yang dilakukan oleh seorang balita yang bernama Jallu Rajadilaga (4 tahun) berpasangan dengan Dendi Sarosa yang berusia 10 tahun. Apa yang ditampilkan oleh kedua anak ini membuat gemas para penonton tak terkecuali Wagub Dede Yusuf yang juga seorang mantan atlit Taekwondo nasional yang pada akhir acara berkesempatan berfoto bersama tim WSDK. 


06 2008

Ujian DAN DIBATALKAN

Rencana Ujian DAN Nasional yang akan digelar kembali di Bandung, pada Juni 2008 ini kabarnya batal digelar.  Menurut Ketua Dewan Guru KKI-Jabar, Arman Hidayat, pengajuan ujian DAN yang diajukan Pengprov KKI  Jabar ditolak oleh PP KKI.  

Pengprov KKI Jabar pun hanya diberikan kewenangan untuk menggelar ujian Kyu saja. Walah…walahhh 

       


06 2008

KEGIATAN WSDK

       Beberapa waktu yang lalu, WSDK telah membentuk kepengurusan. Tujuan dibentuknya kepengurusan WSDK adalah agar WSDK menjadi suatu wadah yang profesional berlandaskan kekeluargaan. WSDK juga dipatenkan sebagai trade mark KKI cabang Kopo jadi apabila muncul WSDK yang bukan dan atau tidak melibatkan personil dari KKI cabang Kopo, dalam hal ini instruktur yang telah dipersiapkan KKI cabang Kopo, maka diragukan keabsahannya. Berikut struktur kepengurusan Women Self Defense of Kushinryu:

Penanggung Jawab Program WSDK (Women Sel Defense of Kushinryu) : Sensei H. Sofyan Hambally

Ketua WSDK : Eko Hendrawan, S.sos

Ketua Tim Teknik/Lit Bang : Sensei Arman Hidayat (Aam)

Sekretaris : Drs. Yandi WR

Bendahara : Hj. Lia Nurlianty, SH

HUMAS/PR : Johan RM - Arifin Alif

Koordinator Instruktur : Cucun Mulyana, BA

Co. Koordinator Instruktur : Firman Monardi

       Setelah terbentuk kepengurusan di atas, kegiatan WSDK mulai berkembang dan terus beraktifitas dengan menampilkan demonstrasi diberbagai kegiatan seperti pada saat penilaian lomba antar kelurahan se Jawa Barat kemudian pada tanggal 30 Mei 2008 lalu WSDK tampil saat pembukaan ujian kenaikan tingkat/Kyu di PT. Pupuk Kujang Cikampek Jawa Barat setelah itu pada tanggal 3 Juni 2008, WSDK kembali menampilkan kebolehannya di depan Panglima KODAM III/Siliwangi pada acara SERTIJAB Komandan Batalyon ARHANUDRI di markas ARHANUDRI, jalan Menado, Bandung.


19  05 2008

Berlatih Lagi…

       Women Self Defense of Kushin Ryu kembali memulai kegiatannya pada tanggal 11 Mei 2008. Bertempat di sekretariat WSDK jl. Kopo Cetarip Timur, sejumlah perempuan dengan semangat berlatih beladiri praktis, latihan bagi peserta reguler ini diselenggarakan setiap hari minggu pagi. Dilanjutkan pada tanggal 15 Mei 2008 bertempat di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial jl. Dago, sekitar 5 orang peserta sangat antusias mengikuti program latihan ini, para peserta merasa terkesan dengan tehnik-tehnik yang diperkenalkan oleh para instruktur. Mereka tidak menyangka bahwa gerakan-gerakan sederhana dan sekilas terlihat seperti bermain dan menari ternyata mengandung tehnik yang berbahaya bila dipraktekkan, sehingga mulai muncul rasa percaya diri bahwa perempuan pun bisa mempertahankan diri.


18  05 2008

(sambungan) KATA DAN PENCIPTANYA

       Pada tulisan yang lalu telah disampaikan sekilas tentang asal kata. Berikut adalah nama pencipta dan kata-kata yang diciptakannya.

1. Sokon”Bushi”Matsumura - Shuri-te (1796-1889)

- Bassai                             - Chinsu

- Seisan                             - Naihanchi

- Chinto                             - Gojushiho

- Channan                         - Hakutsuru

- Kusanku

2. Kosaku Matsumora - Tomari-te (1828-1898)

- Jion                            - Tomari Bassai

- Jitte                           - Tomari Chinto

- Jiin                             - Wando

- Rohai                         - Wanshu

- Wankan

3. Kanryo Higashionna - Naha-te (1845-1916)

- Sanchin                         - Seisan

- Saifa                              - Seipai

- Shisochin                      - Kururunfa

- Sanseiru                       - Peichurin (Suparimpei)

- Seienchin/Seiyunchin

4. Gichin Funakoshi (1868-1957)

- Taikyoku (Shotokan)

- Ten No Kata

5. Yasutusune”Anko”Itosu (1830-1915)

- Pinan/Heian 1-5 (1902-1907)         - Shiho Kosokun

- Naihanchi/Tekki 1-3         - Kosokun Dai (Kusanku/Kanku) 

- Rohai 1-3                             - Chinte

- Itosu Wanshu/Empi          - Gojushiho

- Bassai Dai                            - Seisan/Hangetsu

- Bassai Sho                           - Chinto

6. Nakaima (1819- 1879)

- Pachu

- Heiku

- Ohan

- Anan

- Paiku

7. Aragaki Kamadeuchu (1840-        )

- Aragaki Seisan

- Niseishi

- Unshu

- Koryu Unshu

- Sochin

8. Kenwa Mabuni (1899-1952)

- Kihon Kata

- Juroku

- Shimpa

- Aoyanagi/Aoyagi

9. Todei Sakugawa (1733 - 1815)

- Kusanku

10. Chotoku Kyan (1870-1945)

- Annanko

11. Gigo Funakoshi (died in 1944)

- Sochin (Shotokan)

- Wankan (Shotokan)

12. Chojun Miyagi (1888-1953)

- Tenso

- Gekishai/Shinsei/Fukyugata

- I Chi No Kata

13. Go Ken Ki (died in 1940)

- Nipaipo

- Hakucho

- Paipuren

- Hakutsuru/Hakaku

       Demikian nama-nama kata dan penciptanya yang saat ini masih terdokumentasikan. Penulis beranggapan masih banyak kata-kata yang tidak terpublikasikan, seperti kata-kata milik Kushin Ryu seperti; Rionfua, Ipparimpei, Saifua, Chenan, Kuchinchen, Rokishu, Kushin Ryu Seisan dan masih banyak lagi.

(Arifin - dari berbagai sumber)


05 2008

KATA DAN PENCIPTANYA

       Kata adalah suatu rangkaian gerakan yang berasal dari kihon atau gerakan dasar. Kata merupakan ikhtisar tehnik bertarung yang diciptakan oleh master budo (bela diri) berdasarkan ilmu beladiri dan pengalaman yang ia dapatkan. Banyak sekali kata-kata yang telah tercipta, jumlahnya mencapai puluhan. Kata-kata tersebar di berbagai aliran (ryu) karate yang juga berjumlah puluhan. Di dunia (WKF: World Karate Federation) hanya empat aliran karate yang diakui, diantaranya adalah; 1. Go Ju Ryu, 2. Shito Ryu, 3. Wado Ryu dan 4. Shotokan Ryu.

       Pada dasarnya kata bukan milik aliran tertentu karena kata diciptakan sebelum aliran dibentuk. Kata diciptakan oleh master budo yang berasal dari 3 daerah kerajaan kecil di kepulauan Okinawa. Kerajaan-kerajaan itu adalah; 1. Naha (budo-nya dikenal dengan nama Naha-Te), 2. Tomari (budo-nya dikenal dengan nama Tomari-Te) dan 3. Shuri (budo-nya dikenal dengan nama Shuri-Te). Seiring dengan perkembangan zaman kata-kata ini kini menjadi ciri khas suatu aliran dan ditampilkan dengan gaya aliran itu sendiri. Contoh, kata Seipai Go Ju Ryu akan sedikit berbeda dengan kata Seipai yang ditampilkan oleh Shito Ryu, begitupun kata Bassai Dai Shito Ryu akan sedikit berbeda dengan kata Bassai Dai yang ditampilkan oleh Shotokan Ryu.

       Kushin Ryu sebagai aliran yang saat ini belum termasuk dalam aliran yang diakui oleh WKF mempunyai kata-kata yang sama dengan yang dimiliki oleh keempat aliran di atas namun ditampilkan dengan ciri khas Kushin Ryu, seperti; Passai (Bassai Dai-Shito Ryu, Shotokan Ryu), Kushan Ku (Kanku Dai-Shotokan Ryu), Seienchin/Seiyunchin (Shito Ryu, Go Ju Ryu), Seisan (Wado Ryu, Shito Ryu, Go Ju Ryu), Chinto (Wado Ryu, Gankaku-Shotokan Ryu) dsb. 

       Kushin Ryu mempunyai ciri khas bertarung yang berbeda dengan keempat aliran di atas sehingga berpengaruh terhadap kata-kata yang dimiliki. Seperti kata Kushan Ku Kushin Ryu akan sedikit berbeda dengan milik Wado Ryu, begitu pun dengan kata-kata yang lainnya. Tehnik bertarung Kushin Ryu diambil dari tehnik-tehnik Naha-Te, Tomari-Te dan Shuri-Te. Ini menyebabkan Kushin Ryu menjadi fleksibel dalam menampilkan berbagai macam kata.

(bersambung)


03 2008

Dojo Kopo Gelar Free Workshop Women Self Defense

Jangan lewatkan kesempatan ini. Bagi Anda yang merasa perempuan, segera daftarkan diri anda untuk mengikuti workshop Pelatihan Beladiri Praktis Khusus Perempuan. Gelaran ini akan dilangsungkan di Lt3 Bandung Electronic Center (BEC), di Jalan Purnawarman, Bandung, 22-23 Maret mendatang, pukul 16.00 WIB. Tempat terbatas loh!

Kegiatan ini juga akan diisi dengan talkshow bersama Komnas Perempuan dalam upaya pemberdayaan perempuan terkait kian tingginya aksi kekerasan terhadap perempuan belakangan ini. rencananya akan hadir pula, bintang iklan dan sinetro Happy Salma (Sabtu/22-3) dan Marissa Haque, pada Minggu (23/3).

Bagi mereka yang berminat, caranya gampang kok. Segera kirim email kesediaan untuk terlibat ke alamat: zallu2004@yahoo.co.id atau Yandiwr@yahoo.co.id.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari BEC, Radio U FM Bandung, Kompas.com, Tribun Jabar, kompas Jabar dan Komnas Perempuan.

untuk informasi lebih lanjut hubungi
Yandi Wr, drs (0812-1470117)
Eko (0811-801345)


12 2007

Hendro dan Donny Tumpuan Karate Rebut Emas

Penulis: Bintang Krisanti

JAKARTA–MEDIA: Peluang emas karateka Hendro Salim dan Donny Dharmawan (KKI) di SEA Games 2007 kian besar. Wasit Federasi Karate Asia Robert Wunder menilai keduanya punya kelincahan yang bagus.

“Donny (-65kg) punya body movement yang bagus. Untuk Hendro dia termasuk atlet paling lincah kalau untuk kelas berat (+75kg) macam itu,” kata Robert seusai memimpin simulasi tanding tim pelatnas karate di Hall C Senayan, Jakarta, Jumat (30/11).

Dalam simulasi tanding tersebut Hendro yang ditargetkan emas di nomor kumite kelas +75kg melawan atlet sesama pelatnas Yelovin Praseto yang bermain di kelas -60kg. Simulasi tanding ini tidak bertujuan untuk mencari siapa pemenang namun untuk melihat teknik dan pemenuhan kaidah tanding sang atlet.

“Untuk kaidah, hampir sebagian sudah baik. Seperti saat clinch mereka sigap langsung melakukan bantingan. Kalau lupa ini bisa mengurangi nilai,” jelas Robert.

Sementara itu untuk peluang dua emas lainnya yakni kata (peragaan) beregu putra dan putri, Robert juga menilai banyak kemajuan. “Sebelumnya saya melihat mereka banyak kelemahan di kaki, sekarang sudah bagus,” jelasnya.

Karate melakukan simulasi serupa minggu lalu. Saat itu Robert memberikan masukan untuk perbaikan gerakan kaki. Kata beregu putra menurunkan tiga atlet yakni Faisal, Aswar, dan Fidelisa. Sedangkan kata beregu putri terdiri dari Dewi Yulianti, Alit Tresna, dan Yuli Eka Yanti. (Big/ Mon/OL-03)


28  11 2007

DIBUKA PENDAFTARAN WSDK

doktek.jpgKKI Cabang Kopo Bandung melalui WSDK (Women Self Defense of Kushinryu) membuka pendaftaran Pelatihan Beladiri Praktis untuk Perempuan Angkatan 3. Peserta dibatasi maksimal 20 orang. Dilatih oleh para pembimbing yang terampil dan berpengalaman di bidangnya. Pelatihan dilaksanakan selama lima kali pertemuan. Dilaksanakan setiap Minggu pada bulan Januari 2008 mendatang. Ajak rekan ataupun keluarga Anda. Tak usah khawatir jika merasa tak punya dasar beladiri. Toh, pelatihan yang kami tawarkan memang berbeda. Mudah, praktis dan dijamin anda mampu melakukannya.

Pernahkah anda tahu, jika kartu kredit, kuku di jari tangan anda atau gantungan kunci bisa dijadikan senjata yang mematikan?

Tak perlu repot untuk berlatih, cukup mengenakan pakaian olahraga santai. Kami pun akan memberikan fasiltas mulai , seragam WSDK, sertifikat hingga fasilitas yang nyaman dan aman.

Jadikan kemampuan beladiri anda sebagai tameng untuk menghindari tindakan kekerasan dari mana pun datangnya.

Setiap peserta dikenakan biaya pelatihan sebesar Rp100.000,-

Pendaftaran dibuka hingga tanggal 23 Desember mendatang. Untuk pendaftaran bisa langsung mendatangi Dojo WSDK di Jalan Kopo Cetarip Timur II/4 Bandung 40234 pada hari Minggu (07.00-12.00). Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi: 022- 5208219 atau hp 0811801345 (eko)

Info Tambahan: WSDK juga membuka kesempatan bagi Universitas atau institusi/lembaga yang ingin mengadakan pelatihan beladiri di lingkungannya. Jadi jangan lewatkan kesempatan baik ini.

“Lembut bukan berarti lemah. Dalam kelembutan justru tersimpan kekuatan” (WSDK)

Berikut link demo ibu-ibu peserta WSDK angkatan 1: [youtube=http://www.youtube.com/watch?v=v4k4PiUd3Ng&rel=1]


11 2007

I Love You but I Hate You

Oleh : Titiana Adinda

06-Nov-2007, 12:51:26 WIB - [www.kabarindonesia.com]

KabarIndonesia - Desi menangis dikamarnya. Dia baru saja bertengkar dengan Bayu suaminya. Yang membuatnya tambah sedih adalah tamparan Bayu di pipinya. Sakit sekali rasanya. Tetapi yang lebih menyakitkan hati adalah Bayu yang melakukan padanya, padahal Bayu amat
dicintainya. I love you but I hate you.

Pernahkah Anda mengalami kekerasan fisik dari orang yang sangat Anda sayangi misalnya suami Anda sendiri seperti yang Desi alami? Kalau jawabannya iya Anda tidak sendiri. Banyak sekali perempuan-perempuan yang menjadi istri mengalaminya. Kasus yang masuk di Women Crisis
Centre (lembaga layanan bagi perempuan korban kekerasan) “Mitra Perempuan” yang melayani klien di Jabotabek mencatat di tahun 2006 lalu tercatat 323 kasus.

Siklus Kekerasan
Suatu kenyataan bahwa seorang suami akan memukul berulang-ulang kepada istrinya. Itu dinamakan siklus kekerasan. Jadi setelah pemukulan ada fase bulan madu biasanya ditandai dengan permintaan maaf suami kepada istri bahkan dengan rayuan sekuntum bunga atau sebatang coklat misalnya. Selanjutnya yaitu masa tegang yaitu masa dimana ada sedikit
saja persoalan yang membuat suami-istri tegang lalu fase kekerasan yaitu terjadinya kekerasan fisik suami kepada istrinya (misalnya menampar, memukul, dan sebagainya). Kemudian kembali lagi ke masa bulan madu lagi. Siklus itu makin lama makin pendek,sehingga kekerasan
terus terjadi dalam waktu yang relatif singkat atau dekat.

Biasanya tanda-tanda seseorang akan melakukan kekerasan pada masa pacaran adalah Anda dilarang keluar rumah tanpanya. Artinya Anda selalu harus bersamanya. Pokoknya banyak aturan yang dibuat pasangan Anda. Dia selalu naik pitam alias marah kalau Anda melakukan
kesalahan-kesalahan kecil dan kerap kali cemburu yang tak beralasan.

Lebih baik deteksi sedini mungkin sebelum Anda berdua hidup dalam pernikahan karena akan membuat susah Anda. Mau mengadu ke siapa? Orang tua? Mana mungkin kalau dia itu pria pilihan Anda sendiri. Curhat ke teman atau sahabat? Paling hanya menenangkan diri saja sebentar karena ingat kekerasan akan terjadi lagi pada Anda.

Jangan Anda menjadi bangga karena perilakunya yang sangat over protective kepada Anda. Bisa jadi itu adalah tanda-tanda dia akan melakukan kekerasan pada Anda. Kekerasan kerap terjadi hanya karena hal sepele saja. Misalnya baju yang dicucikan oleh Anda sedikit
kelunturan oleh baju anak Anda yang baru dibeli. Ternyata marahnya bisa berjam-jam sampai terjadinya kekerasan itu sendiri. Lalu gimana dong dengan katanya kalau dia mencintai Anda?Memang banyak perempuan bimbang oleh pernyataan cinta seorang pria apalagi dinyatakan dengan sekuntum bunga atau sebatang coklat. Ingat meskipun hati Anda berbunga-bunga tetapi akal sehat pun harus jalan. Perhatikan tingkah polanya apakah dia sering melarang-larang Anda? Apakah dia pencemburu berat?Apakah dia juga melarang Anda bekerja/memperoleh penghasilan setelah menikah? Apakah dia selalu memaksa untuk melihat pesan pendek
(sms) dalam handphone Anda? Kenapa hal itu penting? Karena biasanya pelaku kekerasan mau Anda selalu dalam kendalinya dan menutup pintu rapat-rapat kemungkinan Anda memperoleh penghasilan, karena tujuannya agar Anda tergantung secara ekonomi dengannya sehingga Anda tidak mungkin lari darinya apabila kekerasan terjadi..

Akibat dari kekerasan fisik juga berimbas kepada psikologis Anda. Anda bisa merasa rendah diri, takut, depresi dan selalu menuruti perintahnya. Malah data dari Mitra Perempuan mencatat 18 orang korban kekerasan dalam rumah tangga mencoba bunuh diri. Dan akibat lainnya adalah pada kesehatan reproduksi, yaitu kerap terjadi kehamilan yang tidak dikehendaki. Akibat itu akan semakin parah kalau Anda telah memiliki anak. Dan anak Anda menyaksikan sendiri perlakuan kasar ayahnya kepada ibunya. Anak Anda akan trauma dan akan membawanya
hingga nanti dia dewasa, dan berpikir bahwa perilaku kekerasan yang dilakukan ayahnya kepada ibunya adalah benar.

Lalu bagaimana Anda mencegahnya agar kekerasan tidak terjadi? Sebelum Anda menikah sebaiknya menuliskan akte pranikah atau perjanjian pranikah didepan notaris. Catatlah dalam perjanjian pranikah itu bahwa apabila terjadi kekerasan terjadi misalnya kekerasan psikis (menyakiti perasaan Anda), kekerasan fisik (meyakiti/melukai fisik Anda), kekerasan seksual, dan kekerasan ekonomi (melarang Anda bekerja) atau kombiasi diantaranya, maka Anda akan segera memakai / memanggil jasa konsultan perkawinan atau orang tua atau konselor dari lembaga perempun untuk menjadi penegah Anda. Catat juga tentang hak perwalian
anak/pengasuhan anak, apabila sang anak belum dewasa atau kurang dari 18 tahun maka hak itu jatuh ke tangan Anda. Kemudian juga penting untuk mencatat bagaimana status harta Anda? Apakah menjadi milik pribadi masing-masing atau menjadi milik bersama.

Carilah bantuan!
Biasanya seseorang yang mendapat kekerasan harus mendapatkan second opinion. Carilah bantuan bisa ke konsultan perkawinan atau lembaga-lembaga pendamping perempuan seperti ke Mitra Perempuan di Jakarta dan sekarang sudah banyak lembaga sejenis berada di kota-kota
di Indonesia. Berceritalah maka Anda akan mendapat masukan yang berarti dari konselor-konselor yang ada di lembaga tersebut. Tetapi keputusan selamanya menjadi keputusan Anda. Kalau Anda mengalami luka-luka fisik sekarang dibeberapa rumah sakit sudah menyediakan
Pusat Krisis Terpadu (PKT) atau Pusat Pelayanan Terpadu(PPT) misalnya di RS. Panti Rapih Yogyakarta, RS. Bhayangkara Sulawesi Selatan, RS. Pusat Bhayangkara Pusat, Jakarta, dan di RSUPN Cipto Mangkusumo, Jakarta. Jangan khawatir semua biayanya gratis.

Mau berpisah atau tidak dari suami Anda adalah keputusan Anda. Jangan lagi sampai Anda berkata dalam hati I Love You but I Hate You. Ingat lho bahwa kekerasan dalam rumah tangga adalah perbuatan kriminal dan Anda telah terlindungi oleh UU No23 Tahun 2004 tentang Anti Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Yang membuat Anda terlindungi dari kekerasan dalam
rumah tangga, dan pelaku kekerasan juga dapat dihukum. Buatlah diri Anda terbebas dari kekerasan yang dilakukan oleh suami Anda
Lembaga-lembaga Perempuan dan Rumah Sakit yang dapat membantu Anda:
Lembaga-lembaga Perempuan (Women Crisis Center):
1.Mitra Perempuan
Jakarta: Jl. Tebet Barat Dalam IV B / 23, Jakarta Selatan. Telp/fax:
021-8291708 / Hotline: 021-83790010
Tangerang: Jl.Keuning 912 Perumahan Bukit Nusa Indah Ciputat,Tangerang
Hotline:021-7412149
Bogor: Jl.Dalurung I No.5 Rt 02 Rw.07, Kel BantarJati, Bogor Hotline:
(0251)331418
Alamat Surat: PO BOX 4113 JKTJ Jakarta 13041
Email:mitra_perempuan@yahoo.com dan mitra@perempuan.or.id
Website:http://www.perempuan.or.id

2. Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia Keadilan ( LBH
APIK ) Jl. Raya Tengah No.16 Kramat Jati, Jakarta Timur 13540.Telp 021-
87797289

3. Solidaritas Perempuan
Jl. Rawa Jati Timur X Komp. Kalibata Baru Blok B 6 Jak Sel no tel 021
7971849, 79198275, fax 7971849

4. SIKAP
Jl. Salemba Raya No 49 Jak Pus 10440 no telp 021 39106933 / 3917760
Hotline: 021 31906933

5. Rifka Annissa Yogyakarta
Jl. Kenari 10 Demang Baru Yogyakarta 55281 no telp : 0274 543644

6. Savy Amira Surabaya
Jl. Rungkut Asri Timur no 44 Surabaya no telp 031 8702107
Hotline : 031 8702107

7. Samitra Abhaya –KPPD Surabaya Jl. Ngagel Mulyo Gg. 15 / 7, RT 12
RW 4 Surabaya 60245 Telp. 031-5010946
E-mail : sa_kppd@rad.net.id

8.Women Crisis Centre Palembang Jln.Angkatan 45 No 4C/239 Rt.16, Kel
Demang Lebar Daun, Kec IB I Palembang. Telp/Fax:0711-321063

9. Cahaya Perempuan Bengkulu Jl.Indragiri I No.3 Padang Harapan,
Bengkulu. Telp: 0736-348186

10. Swara Parangpuan Manado Jl. Tujuh Belas (17) Agustus, Lorong Gn
Tamporok No.51 Kel. Tj. Batu, Manado, Sulawesi Utara Telp/Fax:
0431-845014

11. LPP Bone,Sulawesi Selatan Jl. Andalas No.31, Watampone, Bone,
Sulawesi Selatan

Rumah Sakit:

12. Pusat Pelayanan Terpadu untuk Anak dan Perempuan RS. Panti Rapih,
Yogyakarta Jl.Cik Di Tiro No.30, Yogyakarta Contact Person:Mbak Suci

13. Pusat Pelayanan Terpadu RS. Pol. Bhayangkara Polda Sul-Sel
Jl. Letjen. Pol Mapaoudang ,Malassar, Sulawesi Selatan Telp:82514,
82322, 82649

14. Pusat Pelayanan Terpadu untuk Anak dan Perempuan RS. Kepolisian
Pusat Sukanto, Jakarta Jl.Raya Bogor Kramat Jati, Jakarta Timur
Telp.021-8093288 pst 145

15. Pusat Krisis Terpadu RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta
RSCM 16D Lantai 2 Jalan Diponegoro No 71 Jak Pus Telp 021-3162261


Next Page »